Rumah Sakit Angker di Solo yang Kini Terbengkalai

ruangmistis.xyz – Cerita mistis berkenaan sebuah rumah sakit mangkrak di Solo, Jawa sedang telah benar-benar kondang dikalangan masyarakat Kota Bengawan ini. tempat tinggal sakit mangkrak ini berada di kawasan Kecamatan Laweyan, Kota Solo.
Dikutip dari bermacam sumber, tempat tinggal sakit mangkrak ini pernah digunakan untuk menangani pasien wabah pes. rumah sakit ini merupakan keliru satu media kesegaran di Kota Solo yang telah ada sejak zaman kolonial Belanda.
Rumah sakit tua ini sempat difungsikan sebagai mess tim sepak bola Arseto Solo pada 1980-an. Arseto adalah klub sepak bola kebanggaan masyarakat Kota Bengawan yang memadai disegani bersama dengan sederet prestasi gemilang.
Tim berjuluk ‘Biru Langit’ ini tetap bertengger di posisi empat besar klasemen, bahkan menyabet gelar juara Galatama musim 1991-1992. Galatama (Liga Sepak bola Utama) sendiri merupakan kasta sepak bola tertinggi Tanah Air.
Pascakerusuhan 1998, Arseto Solo pun bubar. tempat tinggal sakit tua yang sempat digunakan sebagai mess para atlet akhirnya terbengkalai.
Lama tak berpenghuni, aura mistis pun begitu kuat menyelimuti rumah sakit di lokasi Solo Selatan ini. Cerita tentang tempat tinggal sakit angker yang terbengkalai ini dibenarkan warga yang tinggal di sekitar tempat tinggal sakit terbengkalai tersebut.
Konon banyak kejadian-kejadian ganjil yang berlangsung di bangunan mangkrak ini, layaknya kerap timbulnya sosok tinggi besar dan menyeramkan di kira-kira bangunan. Sosok itu penampakannya menyerupai orang Belanda.
Tak semata-mata itu, keganjilan lainnya adalah dulu ada seorang penebang pohon yang hadir ke Ruang tempat tinggal sakit ini. Ia mendadak lari kekuatiran karena didatangi sosok kakek berbadan tinggi besar, hitam, dan berjenggot panjang.
Masyarakat lebih kurang juga yakin bahwa kawasan tempat tinggal sakit terbengkalai di Solo ini dihuni makhluk astral berbentuk perempuan berambut panjang. gara-gara ketika menjelang dini hari sering terdengar suara tawa berasal dari kawasan rumah sakit terbengkalai ini.